Cara Belajar Bahasa Inggris untuk Berbicara dan Percakapan

Cara Belajar Bahasa Inggris untuk Berbicara dan Percakapan — Speaking merupakan salah satu dari empat kemampuan dalam berbahasa. Speaking skill atau kemampuan berbicara merupakan skill aktif dimana kita menggunakannya sebagai komunikasi saat berinteraksi dengan orang lain. Untuk mengembangkan speaking skill bahasa Inggris sangat didukung  dengan skill lainnya, listening, reading dan writing.

 

Belajar berbicara bahasa Inggris sebenarnya gampang-gampang susah. Kita harus mau ngomong, mau bersuara, dan mau berbicara bahasa Inggris. Banyak orang yang minder berbicara Bahasa Inggris dikarenakan takut salah sebut, takut salah kosakata, atau yang lebih sering alasannya takut karena grammar masih berantakan. Sebenarnya, untuk belajar speaking kita tidak perlu terlalu memikirkan grammar, karena speaking lebih menekankan pada maksud yang ingin disampaikan daripada soalan grammar. Untuk belajar speaking skill, kita butuh niat dan komitmen yang kuat untuk latihan ngomong bahasa Inggris setiap hari.

 

Bagi yang ingin meningkatkan kemampuan speaking agar bisa berbicara fasih dalam percakapan bahasa Inggris, kita bisa mencoba tips dibawah ini. Tips berikut merupakan cara belajar bahasa Inggris untuk meningkatkan speaking skill yang bisa dilakukan secara mandiri.

 

  1. Sebut benda-benda di sekitar dengan bahasa Inggris.

Yang biasanya kita menyebut benda-benda dengan bahasa Indonesia, sekarang cobalah untuk mengganti kosakata benda-benda tersebut dengan bahasa Inggris. Misalnya, biasa kita menyebut meja dengan “meja”, coba mulai diganti dengan “table”. Kalau biasanya menyebut “buku saya” ganti dengan “my book”. Contohnya, kalau sedang mencari mencari buku biasanya kita sengaja tak sengaja suka bicara sendiri. “Lho, dimana buku aku ya?” Kita bisa menggantinya menjadi, “Lho, dimana my book ya?”. “Oh diatas table rupanya”. Memang kedengarannya agak konyol. Tetapi dengan hal kecil yang sepatah-sepatah itu bisa membuat kita terbiasa menggunakan kosakata bahasa Inggris secara lisan.

 

  1. Gunakan kalimat sederhana untuk mengungkapkan ide dan gagasan.

Deskripsikan keadaan dan benda-benda sekitarmu dengan kalimat-kalimat sederhana. Tidak perlu panjang-panjang, cukup satu atau dua kalimat. Kalau biasanya bicara bahasa Indonesia dengan lima kalimat untuk mengungkapkan keadaan di sekitarmu, ganti satu atau dua kalimat dengan bahasa Inggris. Dengan begitu, kita akan mulai menggunakan kosakata dan kalimat bahasa Inggris, dan mungkin akan terbiasa. Lama kelamaan, bukan hanya satu dua kalimat saja yang kamu bisa, tapi full bicara dalam bahasa Inggris.

 

  1. Pikirkan sesuatu atau bicaralah dalam hati dengan Bahasa Inggris.

Bila kita sedang memikirkan sesuatu, cobalah pikirkan dengan menggunakan kosakata Bahasa Inggris. Mirip dengan poin nomor 1 diatas dengan bicara sendiri, bedanya kalau bicara dalam hati dan pikiran hanya kita sendiri yang bisa mengerti dan mendengarnya. Oleh karena itu, ini bisa jadi latihan yang bagus buat kamu yang introver dan nggak mau keluar suara. Tapi nggak bisa hanya ini saja lho. Yang namanya bicara tentu saja harus keluar suara. Misalnya, kita sedang membuat prakarya. Setelah prakaryanya selesai, pasti kita puas dengan hasil karya kita kalau hasilnya bagus. Mungkin ada rasa kagum hingga memuji hasil karya diri sendiri dalam hati. “Bagus sekali,” pikir kita. Untuk melatih Bahasa Inggris, kita bisa mengganti kalimat singkat itu dengan, “This is very nice” yang artinya juga sama.

 

  1. Bicara bahasa Inggris di depan cermin.

Mungkin konyol, tetapi ini lumayan efektif untuk kamu coba setiap hari. Luangkan waktu sekitar 5 menit untuk bicara sendiri di depan cermin. Dengan begitu, kita juga bisa mengecek bagaimana kita menggerakkan mulut kita untuk mengeluarkan suara dan menyebut kosakata dalam bahasa Inggris. Selain itu, kita juga bisa melihat ekspresi wajah kita sendiri saat berbicara. Ekspresi wajah juga sangat berperan untuk membentuk mood saat berbicara bahasa Inggris. Bicara bahasa Inggris nggak hanya sekedar keluar suara saja, lho!

 

  1. Temukan seorang teman navite speaker.

Bicara tentunya perlu lawan bicara, kan? Ya, dengan kehadiran lawan bicara, tidak hanya kemampuan speaking saja yang meningkat, juga kemampuan listening. Saat kita lawan bicara kita ngomong, kita listening. Saat kita harus merespon apa yang sudah dibicarakannya, kita speaking. Oleh karena itu, akan lebih afdol jika kita mencari seorang teman yang navite speaker atau pengguna asli bahasa Inggris. Atau, setidaknya yang memang lancar bahasa Inggris tetapi masih mau belajar lebih banyak lagi. Dengan cara ini, kita juga berusaha mencoba mengelilingi lingkungan kita dengan bahasa Inggris.

 

Bonus:

  1. Chatting dengan orang asing.

Chatting pada dasarnya ngobrol, namun dalam bentuk tulisan singkat. Ngobrol dengan cara chatting tidak membuat kita harus benar-benar langsung membalas apa yang orang kirimkan kepada kita seperti kita bicara dan merespon langsung saat speaking lewat suara. Kita masih sempat memikirkan apa kosakata yang ingin kita ketik dalam chatting kita dan menuliskannya. Lagi-lagi, dengan cara ini kita tidak hanya meningkatkan speaking skill saja, tetapi juga writing skill saat membalas chattingnya, reading skill saat membaca curhatannya, dan mungkin listening skill saat teman kita mengirimkan voice note kepada kita. Menyenangkan bukan?

 

Demikian tips belajar speaking, semoga membantu.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!