Contoh Naskah Drama Telaga Warna dalam Bahasa Inggris

DRAMA TELAGA WARNA DALAM BAHASA INGGRIS DAN ARTINYA – Telaga warna merupakan salah satu cerita rakyat asa Indonesia yang merupakan harta dari kearifan lokal. Cerita rakyat termasuk salah satu item dari budaya yang harus di lestarikan dan dipertahankan eksistensinya agar tidak terhapus zaman. Menceritakan sepasang raja dan ratu yang tidak di karunia seorang anak yang selalu memimpikan kehadiran buah hati.

Kemudiaan suatu hari mereka di anugrahi seorang anak perempuan tumbuh menjadi seorang tuan putrid yang sangat cantik jelita. Semua orang memujanya, semua masyarakat kerajaan begitu bahagia atas kehadirannya. Namun sang Putri yang diharapkan baik hatinya, tumbuh menjadi putrid cantik jelita yang busuk hatinya. Di bawah ini merupakan salah satu contoh drama Telaga Warna dalam bahasa Inggris dan artinya;

 

Contoh Naskah Drama Telaga Warna dalam Bahasa Inggris

 

Long ago there was a kingdom in West Java. The kingdom was ruled by king(zaman dahulu kala ada sebuah kerjaan di Jawa Barat. Kerajaan tersebut dipimpin olehs eorang Raja)

People called their king His Majesty Prabu. Prabu was kind and wise king.(orang-orang memanggil raja dengansebutan yang muliaPrabu.  Prabuadalahseorangraja yang baikdanbijaksana)

No wonder if that country was prosperous. There’s no hunger in this kingdom(tidak heran jika negrinya begitu Makmur. Tidak ada kelaparan di kerajaannya)

It was very happy condition. But it was pity that prabu and his queen hadn’t got any children(mereka tinggal dalam kebahagian. Tapi sayangnya Prabu dan Ratu tidak dinkarunia seorang anak)

It made the royal couple was very sad. Some old man who was respected by Prabu suggested the king to adopt a child. But Prabu and the Queen didn’t agree(hal itu membuat pasangan bangsawan ini sangat sedih. Seorang orang tua Yang sangat di hormati oleh Prabu dan Ratu menyaran kan untuk mengadopsi anak. Tetapi Prabu dan Ratu tidak setuju)

Old man : “Prabu, I suggest you adopt a child. Because you haven’t child to change you rule the king when you have old.”(Prabu,  aku sarankan engkau untuk mengadopsi seorang anak.  Karena kau tidak punya anak untuk menggantikanmu memimpin kerajaan kelak)
King : “I don’t agree with your suggest!”(aku tidak setuju dengan saranmu)
Old man : “Why you don’t agree Prabu? All people in this kingdom want just your child who change when you not rule this kingdom.”(kenapa kau tidaks etuju Prabu? Semua orang di kerajaan ini menginginkan anakmu  yang akan memimpin kelak)
King : “Because for us, our own daughter or son is better than adopted children. Do you think like that my wife?”(karena bagi kami,  anak kandung akan lebih baik dari pada anak adopsi.  Bukan kah begitui striku?)
Queen : “Yes, I think so. Our own daughter or son is better than adopted children.”(ya aku fikir juga begitu. Anak kandung kami lebih baik daripada anak adopsi)
The Queen was very sad. She often cried. That was why Prabu decided to go(ratus angat sedih.  Dia sering menangis.  Itu lah mengapa Prabu memutuskan untuk pergi)

He went to the jungle. There he prayed to God. Everyday ge begged for a child(dia pergike hutan. Di sana dia berdoa kepadat uhan.  Setiap hari dia memohon untuk kehadiran seorang anak)
King : “Ohh my God. Please, give me and my wife a child. I will promise to you, if you give me a child I will love them.”(oh tuhanku tolong berikanlah anak kepada aku dan istriku.  Aku berjanji padamu jika kau beri aku anak aku akan mencintai mereka)
His dream comes true. A few months later, the queen got pregnant. All people in the kingdom felt happy(harapannya menjadi nyata.  Beberapa Bulan kemudian, ratu hamil.  Semua orang di kerajaan merasa bahagia)

They sent many presents to the palace to express their happiness(mereka mengirimkan hadiah kekerajaan sebagai rasa bahagia)
People in the Kingdom : “I bring this presents to you Your Majesty. This is the express from me. I feel happy if Queen get pregnant.”(saya membawa hadiah ini untukmu yang mulia.  Ini ungkapan rasa bahagia kami. Aku merasa bahagia karena ratu sudah mengandung)
King : “Thanks a lot.”(terimakasih banyak)
Nine months later a princess was born. People sent their presents again as a gift to a little princess(Sembilan Bulan kemudian seorang Putri lahir. orang-orang mengirimkan hadiah mereka lagi untuk tuan Putri kecil)

This baby grew as a beautiful teenager then(anak tersebut tumbuh menjadi remaja yang cantik kemudian)
People in the Kingdom: “Ohh.. How beautiful you are.”(oh hbetapa cantiknya kamu)
Queen : “Thank you. She is the daughter who I wait during time.”(terimakasih. Dia adalah anak yang sudah lama kutunggu selama ini.)
People in the Kingdom : “This is, I bring it for the beautiful baby.”(ini,  aku bawakan untuk sibayi)
King : “Thank you very much. I accept your presents.”(terimkasih banyak.  Aku terima hadiahmu)
Prabu and Queen love their daughter so much. They gave everything she wanted(Prabu dan Ratu mencintai anak mereka. Mereka memberikan apapun yang  dia inginkan)

It made Princess a very spoiled girl. When her wish couldn’t do that. Even though the princess behaved badly, her parents loved her, so did the people in that kingdom(hal itu membuat Putri menjadi anak yang manja ketika permintaanya tidak terpenuhi.  Walaupun Putri bertingkah buruk tetapi orang tua dan masyarakat kerajaan sangat mencintainya)

Day by day, the princess grew more beautiful. No girls couldn’t compare with her. In a few days, Princess would be 17 years old. So, people of that palace.(hari demi hari,  Putri tumbuh semakin cantik.  Tidak ada gadis yang mampu meanandinginya. Berapa hari lagi Putri akan berusia 17 tahun. Jadi orang orang di kerajaan,)

Loading...

They bought many presents for her. Their presents gift were very beautiful. Prabu collected the presents. There really many presents.(mereka membawakan hadiah untuknya. Hadiah mereka begitulah Bagus.  Prabu mengumpulkannya hadiah tersebut. Begitu banyak hadiah)

Then Prabu stored them in building. Sometimes he could take them to give to his people(prabu kemudian menjualnya ,atau di berikan kepada orang-orang)
People in the Kingdom: “Your majesty Prabu, this is I bring a present to you beautiful daughter. I’m sorry I just can give your daughter like this. Please accept my present.”(yang mulia Prabu , ini hadiah untuk anakmu.  Maaf aku hanya bisa memberikan hadiah ini. Ku mohon terimalah)
King : “I will accept your present. Thank you for this present.”(aku akan menerima hadiah ini.  Terimakasih atas hadiahnya)
Prabu only took some gold and jewels. Then he brought them to the gold smith.(prabu hanya mengambil emas dan mutiara.  Kemudian membawanya kepada tukang emas)
King : “Please make a beautiful necklace for my daughter.”(tolong buatkan kalung yang Indah untuk putriku)
Goldsmith : “My pleasure, Your Majesty.”(dengan senanghati. Yang mulia)
The goldsmith worked with all his heart and his ability. He wanted to create the most beautiful necklace in the word because he loved the princess.(tukang emas bekerja dengan sepenuh hati dan semampunya.)
Goldsmith : “This is the beautiful necklace. I make it with my heart and my ability. I hope you happy with this necklace.”(ini kalung yang Indah. Aku membuatnya dengan sepenuh hati dan semampuku. Aku harap kau puas dengan kalung ini)
King : “Ohh… how beautiful this necklace.” (oh ini begitu Indah)
The birthday came. People gathered in the palace field. When Prabu and Queen appeared, people welcomed them happily(hari ulang tahun pun tiba.  Orang-orang berkumpul di kerajaan,  ketika Ratu dan prabu muncul masyarakat menyambut mereka dengan bahagia)

Prabu and his wife waved to their beloved people.(prabu dan istrinya melambai kepada masyarakat)
Cheers were louder and louder when the princess appeared with her fabulous pretty face. (Sorak sorai terdengar semakin besar ketika Putri muncul dengan wajahnya yang begitu cantik)

Everybody admired her beauty. Prabu got up from his chair. A man gave him a small and glamorous pillow. A wonder full necklace was on it. Prabu took that necklace.(semua orang mengagumi kecantikannya. Prabu bangun dari kursinya,  seorang pria datang dengan membawa sebuah bantal bersama dengan kalung di atasnya. Prabu mengambil kalung tersebut)
King : “My beloved daughter, today I give this necklace to you. This necklace is gift from people in this country. They love you so much. They presented it for you to express their happiness, because you have growing to a women. Please wear this necklace.”(anak kutersayang,  hari ini aku beri kalung ini untukmu. Ini hadiah  dari masyarakat. Mereka begitu sangat mencintaimu.  Mereka member kan ini sebagai tanda betapa mereka begitu bahagia,  karena kau sudah tumbuh menjadi seorang wanita dewasa. Pakailah kalung ini)


Princess accepted the necklace. She looked at the necklace in a glance.(Putri menerim akalungnya.  Di amelihat sekilas pada kalung)
Princess : “I don’t want to accept it! It’s ugly!”(aku tidak ingin menerima ini.  Ini jelek)
Then she threw the necklace. The beautiful necklace was broken. The gold and jewels were spread out on the floor.
Everybody couldn’t say anything(kemudian dia membuang kalung tersebut. Kalung cantik itu kemudian pecah. Emas dan mutiara bertaburan di lantai.  Semua orang tidak dapat mengatakan apapun)

They never thought that their beloved princess would did that cruel thing. Nobody spoke. In their silence people heard the queen crying. Than everybody was crying(mereka tidak pernah menyangka Putri yang begitu mereka cintai dapat melakukan hal sekasar itu.  Tidak ada yang bicara. Dalam heningRatu kemudian menangis, yang kemudian di ikuti olehs emua orang)
Then there was a miracle. Earth was crying. Suddenly, from the underground, a spring emerged. It made a pool of water. The place was getting full.(kemudian keajaiban terjadi. Bumipun ikut menangis.  Tiba-tiba , dari dalam tanah, sebuah mata air muncul. Kemudian berbentuk kolam air. Tempat tersebut kemudianmenjadi penuh tertutup)

Soon place became a big lake. The lake sank all of the kingdom.(dengan cepat kemudian tempat tersebut menjadi danau. Danau menelan seluruh kerajaan)
Nowadays, the water on that lake is not as full as before. There is only a small lake now.(saatini air di danau tersebut tidak sepenuh sepertidulu.  Hanya ada danau yang kecil saat ini)

People called the lake “Talaga Warna”. It is mean “Lake of Color”. It’s located in the peak, West Java. On a bright day, the lake is full of color. (Orang-orang memanggil nya dengan “TelagaWarna”. Terletak di ujung Jawa barat.  Dini hari yang cerah danau tersebut akan tampak penuh warna.)

So beautiful and amazing. These colors come from shadows of forest, plants, flowers, and sky around the lake. But some people said that the color are from the princess’s necklace, which spreads at the bottom of the lake.(sangat Indah dan luarbiasa.  Warna tersebut datang dari bayangan hutan,  tumbuhan , bunga, da nlangit yang berada di sekitarnya. Tetapi beberapa orang mengatakan warna tersebut berasal dari kalungPutri yang bertebaran di dasar danau)

 

Moral; jangan pernah sekali – kali menyakiti hati orang tuamu.

 

Dari drama diatas dapat kita lihat bahwa perkataan dapat menyebabkan sakit hati yang lebih parah daripada perbuatan. Seperti contoh drama diatas, kerajaan yang berubah menjadi telaga karena sang ratu yang menangis karena perbuatan anaknya. Tidak ada hal yang lebih baik daripada bersikap baik kepada ke- dua orang tua.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!